Visi

Hargai visi dan impianmu karena hal tersebut adalah dasar jiwamu dan gambaran dari prestasi utamamu.

Prestasi

Dengan seluruh fokusmu pada tujuan, kamu akan mencapai tingkat pencapaian yang tidak pernah kamu pikirkan sebelumnya

Prestasi

Prestasi bukanlah tujuan akhir, melainkan hasil dari usaha yang konsisten dan pantang menyerah.

Literasi

Literasi bukan sekadar membaca dan menulis, tapi tentang bagaimana manusia mengenali dirinya dan dunianya.

Pendidikan

Fungsi pendidikan adalah mengajar seseorang untuk berpikir intensif dan berpikir kritis. Kecerdasan plus karakter - itulah tujuan pendidikan sejati.

Tampilkan postingan dengan label SEKOLAH PENGGERAK. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label SEKOLAH PENGGERAK. Tampilkan semua postingan

SD Negeri Sondakan Siap Sukseskan SPMB Tahun Ajaran 2025/2026

Surakarta, 13 Juni 2025 – SD Negeri Sondakan dengan bangga mengumumkan dimulainya proses SPMB (Sistem Penerimaan Murid Baru) untuk Tahun Ajaran 2025/2026. Mengacu pada Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Ristek Nomor 3 Tahun 2025, istilah PPDB (Penerimaan Peserta Didik Baru) kini resmi berganti nama menjadi SPMB. Perubahan ini merupakan bagian dari penyelarasan sistem pendidikan nasional yang lebih inklusif dan ramah anak.


Kepala SD Negeri Sondakan, Ibu Siti Samsiyah, dalam arahannya menyampaikan bahwa sekolah siap menyambut peserta didik baru dengan semangat dan fasilitas pendidikan yang berkualitas. Sebagai sekolah berstatus Adiwiyata dan Sekolah Ramah Anak, SD Negeri Sondakan berkomitmen penuh dalam menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan mendukung perkembangan karakter peserta didik.

Jadwal dan Syarat Pendaftaran

Pendaftaran murid baru akan dilaksanakan dalam dua tahap:

  • Jalur Afirmasi: 16 – 19 Juni 2025

  • Jalur Domisili & Mutasi: 30 Juni – 3 Juli 2025

Calon peserta didik diwajibkan menyiapkan:

  • Fotokopi dan scan Akta Kelahiran

  • Fotokopi dan scan Kartu Keluarga

Semua Layanan Gratis!

Seluruh proses layanan penerimaan murid baru melalui Dinas Pendidikan Kota Surakarta tidak dikenakan biaya alias GRATIS. Hal ini sejalan dengan prinsip transparansi dan integritas pelayanan publik di lingkungan pendidikan. Sekolah juga menegaskan komitmennya dalam mewujudkan pendidikan yang bersih dan adil dengan mengusung semangat:
Tanpa Suap, Tanpa Gratifikasi, dan Tanpa Pungli.

Informasi dan Kontak

Bagi orang tua atau wali murid yang membutuhkan informasi lebih lanjut, dapat menghubungi:

  • Bu Idha: 0812 2594 1769

  • Pak Agung: 0813 1939 3919

Mari sukseskan SPMB 2025 bersama SD Negeri Sondakan! Ayo daftarkan putra-putri Anda ke sekolah yang berprestasi, ramah lingkungan, dan menjunjung tinggi nilai-nilai Pancasila.

Untuk informasi resmi dan update lainnya, kunjungi:
🌐 www.sdsondakan.sch.id
📸 Instagram: @sdn_sondakan
▶️ YouTube: SDN Sondakan
📘 Facebook: Sdn Sondakan Surakarta



Kegiatan SENAM PAGI SDN SONDAKAN

 


(Devina-WartaJalaSewu)

PROPOLING (Program Poster Peduli Lingkungan) oleh Warta Jala Sewu.

 Suasana Komunitas Ekskul TIK sedikit lenggang saat para jurnalis cilik sekolah "Warta Jala Sewu" sedang mendesain poster berdasarkan isu permasalahan di sekolah. Mereka telah melakukan observasi lingkungan sekolah, dan menganalisis tempat yang perlu diberi poster. Poster ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran, kepedulian dan karakter baik warga sekolah. Sebut saja di toilet, masih ada anak yang tidak menyiram toilet dengan bersih, sehingga meninggalkan bau tidak sedap. Ada juga yang masih membuang sampah tanpa memperhatikan jenis sampah. Hal ini kemudian mendorong mereka membuiat poster seperti pada gambar berikut:




Semoga dengan ini, literasi warga sekolah dan kepedulian terhadap lingkungan sekolah meningkat.

(AriRita-WartaJalaSewu)

KOMUNITAS EKSKUL TIK SDN SONDAKAN - WARTA JALA SEWU

 


Kekuatan Simpul Pramuka Siaga: Melatih Keterampilan Tali-Menali di SDN Sondakan!



3 Mei 2024 – Anggota Pramuka Siaga Gugus Depan 01.031-01.032 SDN Sondakan kembali menunjukkan semangat belajarnya dalam kegiatan kepramukaan mingguan. Kali ini, fokus materi adalah salah satu keterampilan dasar yang sangat penting dalam kepramukaan: Tali-Menali. Kegiatan ini dirancang khusus untuk memenuhi syarat kecakapan umum (SKU) Siaga Bantu poin 14 dan Siaga Tata poin 14.

Keterampilan tali-menali bukan hanya tentang mengikat tali, tetapi juga melatih ketelitian, kesabaran, dan kemampuan problem solving. Para pembina dengan sabar dan antusias membimbing adik-adik Siaga untuk menguasai berbagai macam simpul yang berguna.

Menguasai Simpul Dasar hingga Aplikasi Nyata
Para Siaga Bantu memulai petualangan mereka dengan mempelajari simpul-simpul dasar yang paling sering digunakan. Dengan bantuan tali-tali kecil dan demonstrasi dari pembina, mereka berlatih membuat:

Simpul Mati: Simpul yang mudah dibuat dan dilepas, cocok untuk menyambung dua tali yang sama besar.
Simpul Pangkal: Simpul yang digunakan untuk mengikat tali pada tiang atau tongkat, sangat penting dalam pembuatan pionering sederhana.
Simpul Jangkar: Simpul yang kuat dan tidak mudah bergeser, sering digunakan untuk mengikatkan tali pada cincin atau benda yang tebal.
Tangan-tangan mungil mereka tampak sibuk mencoba mengikat, melilit, dan menarik tali hingga membentuk simpul yang sempurna. "Awalnya susah, Kak, tapi seru kalau sudah bisa!" seru salah satu Siaga Bantu dengan bangga menunjukkan simpul pangkal buatannya.

Sementara itu, para Siaga Tata menunjukkan tingkat kemahiran yang lebih tinggi. Mereka tidak hanya mengulang simpul-simpul dasar, tetapi juga diajak untuk memahami fungsi dan aplikasi masing-masing simpul dalam situasi yang lebih kompleks. Pembina mengajak mereka untuk mempraktikkan bagaimana simpul-simpul tersebut dapat digunakan dalam kegiatan kepramukaan, seperti mendirikan tenda mini atau mengikat barang. Diskusi tentang keamanan dan kekuatan simpul juga menjadi bagian dari materi ini.

Kegiatan tali-menali ini bertujuan untuk membekali para Pramuka Siaga dengan keterampilan praktis yang akan sangat berguna dalam petualangan mereka di masa depan, baik dalam kegiatan kepramukaan maupun dalam kehidupan sehari-hari. Semangat kolaborasi dan kegembiraan terpancar jelas dari wajah ceria adik-adik Pramuka SDN Sondakan.

-AriRita-

Pembelajaran Menyenangkan Kelas 1 C melalui Game Wordwall



Pembelajaran Menyenangkan 

Kelas 1 C melalui Game Wordwall

       Pembelajaran Daring menjadi pilihan utama dalam kondisi pencegahan penyebaran covid di sekolah. Pendidikan yang biasanya berlangsung dengan interaksi langsung antara guru dan peserta didik kini beralih menjadi pembelajaran interaksi secara tidak langsung. Pembatasan interaksi langsung dalam pendidikan terkadang terjadi pada situasi tertentu namun tidak dalam rangka pembatasan sosial seperti yang masyarakat jalani sebagai upaya pencegahan penyebaran virus. Sistem pembelajaran daring (dalam jaringan) merupakan sistem pembelajaran tanpa tatap muka secara langsung antara guru dan siswa tetapi dilakukan melalui online yang menggunakan jaringan internet. Guru harus memastikan kegiatan belajar mengajar tetap berjalan, meskipun siswa berada di rumah. Solusinya, guru dituntut dapat mendesain media pembelajaran sebagai inovasi dengan memanfaatkan media daring (online).

    Guru SDN Sondakan selama pandemi menggunakan aplikasi zoom dan g-meet untuk melaksanakan pembelajaran secara daring agar tetap memberikan pelayanan pendidikan kepada peserta didik. Akan tetapi, peserta didik merasa bosan dengan situasi pembelajaran yang monoton seperti ini khususnya anak-anak kelas 1 C. Hal ini yang membuat guru harus mencari media alternatif dalam pembelajaran agar pembelajaran dapat berjalan efektif meskipun siswa berada di rumah. 




    Game edukasi merupakan media alternatif yang dapat digunakan sebagai alat pembelajaran karena game banyak disukai oleh anak-anak dan juga merupakan sebuah media pembelajaran yang efektif. Pembelajaran kelas 1 C sering menggunakan Game agar anak-anak tidak jenuh dalam mengikuti pembelajaran secara daring. Salah satu game yang digunakan guru di SDN Sondakan yaitu Game Wordwall. Wordwall merupakan web aplikasi yang berisi game edukasi berbasis kuis yang menarik. Guru dapat membuat beragam model kuis sesuai dengan kreatifitas guru sesuai dengan materi pembelajaran. 

    Hal menarik dari game  Wordwall yaitu guru dapat melihat dan memainkan game yang telah dibuat oleh guru lain. Karena sifatnya berbasis komunitas maka guru bisa belajar secara kreatif dan kolaboratif dengan guru-guru lainnya.

    Pembelajaran menggunakan game Wordwall ini tetap digunakan dalam pembelajaran secara PTMT di sekolah agar anak-anak terbiasa menggunakan digitalisasi di sekolah ketika pembelajaran berlangsung. Pembelajaran menggunakan game ini terbukti dapat membuat anak-anak tidak jenuh ketika mengikuti pembelajaran secara daring maupun luring dengan adanya respon dari orang tua dan peserta didik sehingga pembelajaran lebih aktif  dan menyenangkan.

 


Projek 1 Penguatan Pelajar Pancasila kelas 4C


 Projek 1 Penguatan Pelajar Pancasila  " Kearifan Lokal " 

Kegiatan Membatik.


Kegiatan Projek 1 Penguatan Pelajar Pancasila " Kearifan Lokal "
 Kegiatan Membuat Batik dilaksanakan dengan semangat dan lancar. Siswa dapat mengekspresikan segala kemampuannya secara kreatif, mandiri, dan bebas memilih tema dan motif batik sesuai keinginan. Siswa mapu berpikir kritis dan inovatif. Hasil Karya siswa layak untuk dipublikasikan dan dipasarkan.











Kegiatan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila Kelas 4B SDN Sondakan "Membatik"

 

KEGIATAN PROJEK PENGUATAN PROFIL PELAJAR PANCASILA

TEMA : KEARIFAN LOKAL “BATIK”

KELAS 4 SDN SONDAKAN SURAKARTA

 

 Kegiatan projek penguatan profil pelajar Pancasila merupakan suatu hal baru di SDN Sondakan, yang lolos sebagai sekolah penggerak di tahun 2021 ini. Sekolah penggerak dengan kurikulum baru, yaitu Kurikulum Operasional Satuan Pendidikan (KOSP) dengan mengusung dua kegiatan utama yaitu kegiatan intra kulikuler (pada step mata pelajaran) dan yang ke dua adalah projek.

 

Pada tahap pelaksanaan projek, SDN Sondakan memiliki 2 agenda utama yang akan dilaksanakan dalam waktu satu tahun pelajaran 2021/2022, dimana diikuti siswa kelas I dan IV. Adapun kegiatan projek yang pertama dilaksanakan pada akhir semester I dengan tema yang sudah disepakati bersama yaitu tentang kearifan lokal. Melalui tema ini diharapkan para siswa mau untuk mempelajari dan mengenali identitas budaya kita melalui proses membatik.

 Hasil kreasi siswa kelas IV berupa batik tulis, batik cap, dan batik jumputan  akan digunakan sebagai bahan untuk membuat hasta karya yang dipamerkan/ dirayakan pada awal masuk pembelajaran semester 2 tahun pelajaran 2021/2022 mendatang.

 Dalam pelaksanaannya, kegiatan proyek penguatan pelajar pancasila ini didampingi oleh kepala sekolah, guru kelas, guru mata pelajaran, serta narasumber dengan tetap melibatkan orang tua baik secara langsung maupun tidak langsung dan pihak sekolah mengadakan pemantauan terkait kegiatan proyek tersebut. Alur pelaksanaan pembelajaran berbasis proyek pertama ini adalah sebagai berikut:

 

1.    Mengadakan pertemuan dengan wali murid kelas 4 

 


 

 

 

 

 

 

2.    Mengenalkan macam-macam motif batik  ke anak secara klasikal

 


 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

3.    Kunjungan ke pabrik batik

 


 

 

 

 

 

 

 

 

 

 


 

 

 

 

 

 

 

 


 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

4.    Kegiatan melihat dan praktek langsung proses pembuatan batik

 


 

 

 

 

 

 

 

 

 



 

 

 

 

 

 

 

 

 

 


 

 

 

 

 

 

 

 

 

 
















5.    Kegiatan membatik secara mandiri di rumah dengan bimbingan orang tua

 


 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 


 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

6.    Produk batik hasil anak.