Visi

Hargai visi dan impianmu karena hal tersebut adalah dasar jiwamu dan gambaran dari prestasi utamamu.

Prestasi

Dengan seluruh fokusmu pada tujuan, kamu akan mencapai tingkat pencapaian yang tidak pernah kamu pikirkan sebelumnya

Prestasi

Prestasi bukanlah tujuan akhir, melainkan hasil dari usaha yang konsisten dan pantang menyerah.

Literasi

Literasi bukan sekadar membaca dan menulis, tapi tentang bagaimana manusia mengenali dirinya dan dunianya.

Pendidikan

Fungsi pendidikan adalah mengajar seseorang untuk berpikir intensif dan berpikir kritis. Kecerdasan plus karakter - itulah tujuan pendidikan sejati.

Tampilkan postingan dengan label Berita. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Berita. Tampilkan semua postingan

Pelepasan Kontingen Pesta Siaga 2026: Barung Putra SD Negeri Sondakan Resmi Dilepas Kwarcab Kota Surakarta Menuju Tingkat Provinsi


SURAKARTA – Semangat membara menyelimuti halaman Sekretariat Kwarcab Kota Surakarta saat acara resmi Pelepasan Kontingen Pesta Siaga Tingkat Kwarda Jawa Tengah Tahun 2026 pada 12 Mei 2026. SD Negeri Sondakan, yang hadir sebagai Juara 1 Barung Putra Tingkat Kota, secara resmi dilepas untuk berkompetisi di tingkat provinsi yang akan berlangsung di Semarang pada 16-17 Mei 2026. Pelepasan ini juga diikuti oleh 32 siswa terpilih lainnya dari barung putra dan putri.

Restu dari Kwarcab Kota Surakarta

Acara pelepasan dipimpin langsung oleh jajaran pimpinan Kwartir Cabang (Kwarcab) Kota Surakarta. Dalam sambutannya, perwakilan Kwarcab memberikan apresiasi tinggi kepada para nanda yang telah berhasil melewati seleksi ketat di tingkat kota.

 "Kalian bukan lagi membawa nama sekolah masing-masing, melainkan membawa identitas 'Surakarta'. Tunjukkan sportivitas, keramahan khas Solo, dan ketangkasan yang luar biasa di Semarang nanti," pesan pimpinan Kwarcab saat menyalami satu per satu anggota barung.

 Persiapan Matang SD Negeri Sondakan

Sebagai perwakilan utama Barung Putra dari Surakarta, tim SD Negeri Sondakan telah melalui rangkaian latihan intensif. Mulai dari pemantapan materi LCC, Lomba Vlog Karnaval, hingga latihan ketangkasan fisik.

Pembina Pramuka SD Negeri Sondakan menyatakan bahwa persiapan tidak hanya fokus pada kemenangan, tetapi juga pada pembentukan karakter dan mentalitas anak-anak agar siap menghadapi suasana perlombaan yang lebih besar di tingkat Kwarda Jateng.

Dukungan Penuh Sekolah dan Orang Tua

Kepala SD Negeri Sondakan, yang turut hadir dalam acara pelepasan, mengungkapkan bahwa dukungan penuh diberikan sekolah baik secara moral maupun material. Hadir juga orang tua yang menjadi tamu undangan.
Keberangkatan tim ini juga didampingi oleh doa bersama yang telah digelar sebelumnya di sekolah bersama seluruh siswa dan guru pada Rabu 13 Mei 2026.

"Kami memohon doa restu dari seluruh warga sekolah dan masyarakat Sondakan agar barung putra kita diberikan kelancaran dan kesehatan selama di Semarang. Semoga mereka bisa memberikan penampilan terbaik bagi Kota Surakarta," ungkapnya.

Menuju Kwarda Jateng di Semarang

Kontingen Kota Surakarta dijadwalkan akan berangkat menuju Semarang pada Sabtu pagi. Pesta Siaga Tingkat Kwarda Jateng 2026 sendiri diprediksi akan berlangsung meriah dengan partisipasi dari seluruh kabupaten/kota di Jawa Tengah.

Dalam ajang Pesta Siaga Kwarda Jateng kali ini, kontingen Surakarta akan mengikuti sejumlah mata lomba seperti Siaga Cepat atau LCC berbasis aplikasi, karnaval, dan pentas seni (pensi).

Selain berkompetisi di Lapangan Karang Geneng, para peserta juga dijadwalkan mengikuti wisata edukasi ke Museum Ronggowarsito dan Gua Kreo sebelum acara resmi ditutup di Skadron 31 Semarang.

Bagi SD Negeri Sondakan, momentum ini bukan sekadar lomba, melainkan pengalaman berharga untuk menjalin persaudaraan dengan anggota pramuka siaga se-Jawa Tengah.

Selamat Berjuang, Barung Putra SD Negeri Sondakan! Solo Bangga, Sondakan Juara!

(Red: AriRita)

Semangat Menempuh PSAT! Doa dan Dukungan untuk Siswa Kelas VI13–17 April 2026

Sekolah mengucapkan selamat dan semangat kepada seluruh siswa kelas VI yang mulai menempuh Penilaian Sumatif Akhir Tahun (PSAT) pada tanggal 13 hingga 17 April 2026.

PSAT merupakan salah satu tahap penting dalam perjalanan belajar siswa sebagai bentuk evaluasi akhir setelah menempuh proses pembelajaran selama satu tahun. Lebih dari sekadar ujian, momen ini menjadi kesempatan bagi siswa untuk menunjukkan usaha, kerja keras, serta tanggung jawab dalam belajar.

Seluruh keluarga besar sekolah—kepala sekolah, guru, dan tenaga kependidikan—turut memberikan doa dan dukungan terbaik agar seluruh siswa dapat mengikuti PSAT dengan lancar, jujur, dan penuh percaya diri.

Kami percaya bahwa setiap usaha yang telah dilakukan akan membuahkan hasil yang terbaik. Tetap jaga kesehatan, semangat belajar, dan jangan lupa berdoa sebelum mengerjakan setiap soal.

Selamat berjuang, siswa-siswi hebat!
Tunjukkan kemampuan terbaik kalian dan raih hasil yang membanggakan.

Hebat! Pramuka SD Sondakan Sabet Juara 1 Pesta Siaga, Siap Wakili Kota Surakarta di Tingkat Provinsi


SURAKARTA — Prestasi membanggakan kembali diukir oleh dunia pendidikan Kota Bengawan. Tim Pramuka Siaga Putra (Barung Putra) dari SD Negeri Sondakan sukses menyabet gelar Juara 1 dalam ajang Pesta Siaga Tingkat Kota Surakarta Tahun 2026.

Berkat kemenangan manis ini, Barung Putra SD Sondakan secara resmi ditunjuk menjadi bagian dari kontingen inti Kota Surakarta. Mereka akan berjuang membawa nama harum kota dalam gelaran Pesta Siaga Tingkat Kwarda Jawa Tengah yang berlangsung di Semarang pada tanggal 16–17 Mei 2026.

Tampil Kompak dan Dominan
Sejak awal kompetisi di tingkat kota, Barung Putra SD Sondakan memang sudah mencuri perhatian tim juri. Melalui berbagai materi perlombaan—mulai dari ketangkasan, keagamaan, kerapian, hingga kerja sama tim—para pramuka cilik ini tampil sangat tenang dan disiplin.

Kepala Sekolah SD Negeri Sondakan mengungkapkan rasa bangga dan harunya atas kerja keras para siswa serta pembina yang tidak kenal lelah melakukan persiapan selama berminggu-minggu.

"Ini adalah buah dari disiplin dan kegigihan anak-anak. Menjadi Juara 1 di tingkat kota adalah bonus dari proses latihan yang panjang. Namun, tanggung jawab yang lebih besar kini ada di depan mata, yaitu membawa nama Surakarta di tingkat Kwarda Jateng," ujarnya.

Siap Mengguncang Semarang
Memasuki pertengahan bulan Mei, persiapan pun langsung dialihkan ke skala provinsi. Menjadi kontingen Kota Surakarta di Semarang pada 16–17 Mei merupakan tantangan sekaligus kehormatan besar bagi sekolah.

Dukungan penuh pun mengalir, tidak hanya dari pihak sekolah dan dinas terkait, tetapi juga dari para orang tua murid yang melepas keberangkatan barung putra ini dengan penuh harapan. Ajang Pesta Siaga tingkat Kwarda Jateng di Semarang menjadi panggung pembuktian bahwa Pramuka Siaga dari SD Sondakan Surakarta mampu bersaing sehat dengan wilayah-wilayah lain di Jawa Tengah.

Selamat kepada Barung Putra SD Sondakan! Semoga prestasi ini menjadi pemantik semangat bagi seluruh siswa di Surakarta untuk terus berprestasi dan mengamalkan Darsa Darma serta Dwi Darma Pramuka. (Red:AriRita)

Siap Sambut Hari Pertama Masuk Sekolah – Senin, 30 Maret 2026


✨ Kembali ke Sekolah dengan Semangat Baru! ✨

Setelah menikmati libur panjang Hari Raya Idulfitri yang penuh kebahagiaan bersama keluarga, kini saatnya anak-anak kembali ke rutinitas sekolah dengan semangat yang baru.

Libur telah menjadi momen berharga untuk beristirahat, berkumpul, dan mengisi energi. Senin, 30 Maret 2026, peserta didik diharapkan kembali hadir di sekolah dengan hati yang gembira dan siap belajar kembali.

Agar transisi dari liburan ke aktivitas belajar menjadi lebih menyenangkan, berikut beberapa tips sederhana yang bisa dilakukan oleh anak-anak bersama orang tua:

🌈 1. Kembali ke Rutinitas Secara Bertahap

Mulailah mengatur kembali jam tidur dan bangun seperti hari sekolah. Hindari begadang agar tubuh lebih segar saat hari pertama masuk.

📚 2. Siapkan Perlengkapan Sekolah Sejak Malam

Menyiapkan tas, seragam, dan perlengkapan belajar sejak malam hari akan membantu anak merasa lebih siap dan tidak terburu-buru di pagi hari.

😊 3. Bangun dengan Pikiran Positif

Ajak anak mengingat hal-hal menyenangkan di sekolah, seperti bertemu teman, bermain bersama, atau belajar hal baru

👨‍👩‍👧 4. Dukungan dari Orang Tua

Peran orang tua sangat penting untuk membangun kembali semangat anak. Berikan motivasi ringan, pelukan hangat, dan kata-kata penyemangat di pagi hari.

🎯 5. Tetapkan Tujuan Kecil

Ajak anak membuat target sederhana, misalnya ingin lebih rajin, lebih disiplin, atau mencoba hal baru di sekolah.

---

Kembalinya anak-anak ke sekolah bukan hanya tentang melanjutkan pelajaran, tetapi juga membuka lembaran baru dengan semangat yang lebih baik.

Mari bersama-sama menciptakan suasana belajar yang positif, penuh keceriaan, dan semangat kebersamaan.

Selamat kembali ke sekolah, anak-anak hebat, SD Negeri Sondakan!
Mari awali hari dengan senyum dan semangat baru!

Siswa SD Negeri Sondakan Ikuti Penilaian Sumatif Tengah Semester Genap

Surakarta- SD Negeri Sondakan Surakarta melaksanakan Penilaian Sumatif Tengah Semester (PSTS) Genap pada tanggal 2 hingga 6 Maret 2026. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh siswa sebagai bagian dari proses evaluasi pembelajaran pada semester genap tahun pelajaran berjalan.

Pelaksanaan PSTS berlangsung di ruang kelas masing-masing dengan suasana yang tertib dan kondusif. Para siswa terlihat mengikuti ujian dengan penuh kesungguhan dan tanggung jawab. Selama kegiatan berlangsung, guru bertugas sebagai pengawas untuk memastikan ujian berjalan dengan jujur, disiplin, dan sesuai dengan aturan yang telah ditetapkan.

Penilaian Sumatif Tengah Semester merupakan salah satu bentuk evaluasi yang bertujuan untuk mengukur pemahaman siswa terhadap materi pembelajaran yang telah dipelajari selama setengah semester. Melalui kegiatan ini, sekolah dapat mengetahui perkembangan belajar siswa sekaligus menjadi bahan refleksi bagi guru dalam meningkatkan kualitas pembelajaran.

Kepala SD Negeri Sondakan berharap seluruh siswa dapat mengikuti penilaian dengan baik dan memperoleh hasil yang optimal sesuai dengan usaha belajar yang telah dilakukan.

Dengan semangat belajar dan sikap disiplin, diharapkan kegiatan PSTS ini dapat menjadi pengalaman yang positif bagi siswa dalam mengembangkan kemampuan akademik serta membentuk karakter tanggung jawab dalam belajar.

-AriRita-

SD Negeri Sondakan Menjadi Tuan Rumah Proactive Kids Season 17

SD Negeri Sondakan akan melaksanakan kegiatan Proactive Kids Season 17 pada Rabu, 21 Januari 2026, bertempat di lingkungan SD Negeri Sondakan, Kota Surakarta.

Kegiatan Proactive Kids merupakan ajang pengembangan potensi dan kreativitas peserta didik melalui berbagai lomba yang bersifat edukatif, rekreatif, dan kompetitif. Pada kegiatan ini, peserta didik akan mengikuti beberapa jenis kompetisi, yaitu Fashion Show, Smart Penalty Kick, Modern Dance, dan Coloring Competition.

Melalui kegiatan ini, diharapkan peserta didik dapat mengembangkan rasa percaya diri, keberanian tampil, sportivitas, serta kreativitas sejak usia dini. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana pembelajaran bermakna di luar kelas yang menyenangkan dan mendukung tumbuh kembang karakter anak.

Sekolah mengajak seluruh warga sekolah untuk mendukung dan menyukseskan pelaksanaan kegiatan Proactive Kids Season 17 agar dapat berjalan dengan lancar dan memberikan pengalaman positif bagi seluruh peserta didik.

Untuk kalian yang sudah mendaftar, siapkan diri kalian sebaik-baiknya.. Salam CERIA

-AriRita-

Roadshow Caviplex Gummy Meriahkan Sekolah dengan Lomba Mewarnai dan Edukasi Kesehatan

Surakarta,16 Desember 2025- Roadshow Caviplex Gummy hadir di SD Negeri Sondakan dan  berlangsung meriah serta penuh antusiasme dari peserta didik. Kegiatan ini diawali dengan lomba mewarnai yang dibagi menjadi dua kategori.

Kategori 1 diikuti oleh peserta didik kelas 1–3, sedangkan Kategori 2 diikuti oleh peserta didik kelas 4–6. Anak-anak tampak bersemangat mengekspresikan kreativitas melalui kegiatan mewarnai dengan suasana yang ceria dan menyenangkan.
Setelah lomba mewarnai, kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan materi tentang pentingnya menjaga kesehatan, khususnya dalam mendukung tumbuh kembang anak. Materi disampaikan secara sederhana dan interaktif sehingga mudah dipahami oleh peserta didik.

Sebagai penutup, dilaksanakan pengumuman pemenang lomba sekaligus pembagian hadiah berupa piala, goodie bag, serta uang pembinaan bagi juara I-III. Sedangkan bagi juara favorit mendapat goodie bag dan ATK kepada peserta didik terbaik dari masing-masing kategori. Momen ini menjadi salah satu bagian yang paling ditunggu dan disambut dengan penuh kegembiraan.

Sekolah mengapresiasi terselenggaranya kegiatan Roadshow Caviplex Gummy ini sebagai sarana edukasi kesehatan yang dikemas secara kreatif dan menyenangkan. Diharapkan kegiatan ini dapat menumbuhkan kesadaran peserta didik akan pentingnya menjaga kesehatan sejak dini.

-AriRita-

Jeda Semester: SD Negeri Sondakan Laksanakan Kegiatan Kokurikuler Adiwiyata di Seluruh Jenjang

Surakarta, 9 Desember 2025 — SD Negeri Sondakan kembali memperkuat komitmen sebagai sekolah berbudaya lingkungan melalui kegiatan kokurikuler Adiwiyata yang dilaksanakan serentak di seluruh jenjang kelas. Kegiatan ini dirancang untuk menumbuhkan rasa peduli, tanggung jawab, serta kecintaan siswa terhadap lingkungan melalui aktivitas sederhana namun bermakna.

Melalui pembelajaran kontekstual, setiap jenjang memiliki fokus kegiatan berbeda sesuai dengan kemampuan dan tujuan pembelajaran masing-masing:

Kelas 1: Perawatan tanaman empon-empon.
  Siswa dikenalkan pada berbagai jenis tanaman herbal serta cara merawatnya dengan benar. Kegiatan ini membantu siswa memahami manfaat tanaman tradisional dan pentingnya menjaga keberlanjutan tanaman obat keluarga.
Kelas 2: Eco Break
  Di kelas ini, siswa mempraktikkan istirahat singkat sambil melakukan aktivitas ringan ramah lingkungan. Eco Break melatih kebiasaan sederhana seperti memilah sampah, merapikan area kelas, dan menjaga kebersihan diri serta lingkungan sekitar.

Kelas 3: Panen pupuk cair.
  Siswa memanen pupuk cair dari komposter organik sekolah. Kegiatan ini mengajarkan konsep daur ulang, pemanfaatan sampah organik, serta manfaat pupuk cair untuk tanaman.

Kelas 4: Perawatan tanaman cabai.
  Siswa kelas 4 merawat tanaman cabai di kebun sekolah, mulai dari menyiram, membersihkan gulma, hingga merapikan media tanam. Kegiatan ini melatih ketekunan serta pemahaman dasar tentang budidaya tanaman.


Kelas 5: Perawatan tanaman bayam Brazil.
  Kegiatan ini memberikan pengalaman kepada siswa tentang merawat tanaman sayur serta mengenal manfaat bayam Brazil sebagai tanaman pangan yang mudah dibudidayakan.
Kelas 6: Perawatan tanaman cabai.
  Siswa kelas akhir tetap dilibatkan dalam kegiatan perawatan tanaman untuk menumbuhkan rasa tanggung jawab sekaligus memberi teladan kepada adik-adiknya tentang pentingnya keberlanjutan program Adiwiyata.
Kepala sekolah menyampaikan apresiasi atas keterlibatan aktif seluruh guru dan siswa.

 “Kegiatan Adiwiyata bukan hanya program rutin, tetapi pembiasaan yang ingin kami tanamkan kepada anak-anak. Melalui aktivitas sederhana ini, mereka belajar tentang cinta lingkungan dan tanggung jawab sebagai warga bumi,” ujar beliau.

Dengan adanya kegiatan kokurikuler ini, SD Negeri Sondakan berharap dapat terus membangun budaya lingkungan yang kuat dan berkelanjutan. Sekolah berkomitmen untuk menjaga serta mengembangkan berbagai praktik baik Adiwiyata yang telah berjalan.

Program ini juga menjadi bentuk implementasi kurikulum yang mengutamakan pembelajaran bermakna berbasis pengalaman langsung (konkret) dan kearifan lokal.


SD Negeri Sondakan Gelar Kegiatan Adiwiyata: Bersihkan Taman, Kelas, dan Lingkungan Sekolah


Surakarta, 9 September 2025 — SD Negeri Sondakan kembali menunjukkan komitmennya dalam mewujudkan sekolah yang bersih, sehat, dan ramah lingkungan melalui kegiatan Adiwiyata yang berlangsung hari ini. Seluruh warga sekolah—mulai dari siswa, guru, hingga tenaga kependidikan—berpartisipasi aktif dalam aksi pembersihan lingkungan.

Kegiatan dimulai dengan pembersihan area taman sekolah. Siswa bersama guru merapikan tanaman, mencabut rumput liar, serta memastikan tanaman hias terawat dengan baik. Pembersihan ruang kelas juga menjadi fokus utama, di mana siswa membersihkan lantai, meja, jendela, serta menata ulang perlengkapan kelas agar lebih rapi dan nyaman untuk belajar.

Tak hanya itu, tim juga menyisir area luar sekolah untuk memastikan lingkungan sekitar tetap bersih dan bebas sampah. Pembersihan drainase dilakukan untuk mencegah penyumbatan serta menjaga aliran air tetap lancar, terutama menghadapi musim penghujan. Kegiatan ini sekaligus menjadi pembelajaran bagi siswa tentang pentingnya menjaga kebersihan lingkungan dan mencegah banjir.

Kepala SD Negeri Sondakan menyampaikan apresiasi atas antusiasme seluruh siswa dan guru.

 “Kegiatan Adiwiyata tidak hanya sekadar bersih-bersih, tetapi juga bagian dari pembiasaan karakter peduli lingkungan. Kami ingin anak-anak belajar bahwa menjaga kebersihan adalah tanggung jawab bersama,” ujarnya.

Melalui kegiatan ini, SD Negeri Sondakan berharap dapat menumbuhkan budaya hidup bersih dan cinta lingkungan sejak dini. Selain itu, kegiatan Adiwiyata diharapkan mampu menciptakan suasana belajar yang lebih nyaman, sehat, dan kondusif.

SD Negeri Sondakan berkomitmen untuk terus melanjutkan program-program ramah lingkungan sebagai bagian dari upaya mewujudkan sekolah yang berkarakter, berbudaya, dan hijau.

SD Negeri Sondakan Salurkan Bantuan untuk Korban Bencana di Sumatra

Surakarta, 8 Desember 2025 — SD Negeri Sondakan melaksanakan aksi kepedulian bertema “Dari Kita untuk Sumatra”sebagai bentuk solidaritas terhadap saudara-saudara di wilayah Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat yang terdampak bencana alam pada awal Desember ini.

Kegiatan yang berlangsung di halaman sekolah tersebut diikuti oleh siswa, guru, wali murid, serta masyarakat umum. Sejak pagi, proses pengumpulan dan penyortiran bantuan dilakukan secara gotong royong. Para siswa juga turut membantu dengan semangat, sehingga kegiatan ini sekaligus menjadi sarana pembelajaran nyata untuk mengasah empati dan kepedulian sosial.

Bantuan yang terkumpul meliputi pampers, biskuit, selimut, obat-obatan, bahan makanan kering, serta pakaian dalam baru. Barang-barang tersebut merupakan kebutuhan yang direkomendasikan untuk membantu keluarga terdampak, khususnya bayi, anak-anak, dan lansia.

Setelah seluruh bantuan dikemas dengan rapi, perwakilan sekolah menyerahkan paket donasi tersebut ke kantor JNE melalui program JNE Peduli Bencana yang menyediakan fasilitas  gratis ongkir khusus untuk pengiriman bantuan ke wilayah terdampak bencana. Melalui program ini, bantuan dari SD Negeri Sondakan dipastikan akan disalurkan ke posko resmi JNE di Aceh, Sumut, dan Sumbar untuk kemudian diteruskan kepada organisasi kemanusiaan setempat.

Kepala SD Negeri Sondakan menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi.

 “Kami sangat bersyukur atas antusias warga sekolah dan masyarakat. Kegiatan ini tidak hanya meringankan beban saudara-saudara kita di Sumatra, tetapi juga menanamkan nilai kemanusiaan pada anak-anak,” ujarnya.
Pihak sekolah berharap aksi ini menjadi langkah kecil namun bermakna dalam mendukung pemulihan korban bencana, sekaligus menjadi inspirasi bagi siswa untuk terus menumbuhkan sikap peduli terhadap sesama.

Melalui gerakan bersama ini, SD Negeri Sondakan ingin menghadirkan pesan bahwa jarak bukanlah penghalang untuk menolong—kepedulian selalu bisa menjangkau lebih jauh.

#SDNSondakanPeduli #DariKitaUntukSumatra #PrayForSumatra

SD Negeri Sondakan: Semangat Pelaksanaan PSAS Semester I, 1–5 Desember 2025



SD Negeri Sondakan menggelar Penilaian Sumatif Akhir Semester (PSAS) Semester I pada tanggal 1–5 Desember 2025.Seluruh siswa dari kelas 1 hingga kelas 6 mengikuti kegiatan ini dengan antusias dan penuh kesiapan. Pelaksanaan PSAS tahun ini mengusung semangat “Jujur, Disiplin, dan Percaya Diri” sebagai karakter utama yang diharapkan muncul dalam diri setiap peserta didik.

Sejak hari pertama, suasana sekolah tampak tertib dan kondusif. Guru-guru memastikan ruang ujian tertata rapi, soal dibagikan dengan tepat waktu, dan seluruh siswa mendapatkan lingkungan belajar yang nyaman. Para wali kelas dan guru pendamping juga memberikan arahan singkat sebelum ujian dimulai agar siswa merasa lebih tenang dan siap menghadapi setiap mata pelajaran yang diujiankan.

Kepala SD Negeri Sondakan, Ibu Siti Samsiyah, S.Pd, M.Pd., menyampaikan pesan motivasi kepada seluruh siswa:
“Anak-anak hebat, PSAS bukan hanya tentang nilai, tetapi tentang bagaimana kalian belajar bersungguh-sungguh, berani mencoba, dan menjaga kejujuran. Kerjakan setiap soal dengan percaya diri. Kami yakin, kalian bisa!”

Para siswa pun tampak semangat. Banyak yang mempersiapkan diri dengan belajar kelompok, membaca ulang ringkasan materi, serta memanfaatkan bimbingan dari guru. Orang tua juga turut memberikan dukungan penuh dari rumah dengan menjaga kondisi fisik dan mental anak-anak selama minggu ujian.

Untuk mendukung kelancaran PSAS, sekolah menerapkan beberapa strategi seperti penjadwalan ujian yang seimbang, pengawasan ruang yang optimal, serta pemberian waktu istirahat cukup di sela-sela jadwal.

Dengan kerja sama seluruh warga sekolah — guru, siswa, orang tua, dan tenaga kependidikan — SD Negeri Sondakan berharap PSAS Semester I ini dapat berjalan lancar dan memberikan hasil terbaik. Yang lebih penting, proses ini diharapkan menguatkan karakter belajar disiplin, tanggung jawab, dan kemandirian pada diri setiap peserta didik.

Semoga seluruh siswa SD Negeri Sondakan diberikan kelancaran, ketenangan, dan kemampuan terbaik selama mengikuti PSAS. 
Tetap semangat, tetap jujur, dan percaya diri!

SDN Sondakan Gaungkan Gerakan Hemat Air Lewat Poster Edukatif “Tata Tertib Konservasi Air”


Surakarta – SDN Sondakan kembali menunjukkan komitmennya dalam membangun karakter peduli lingkungan pada siswa melalui publikasi poster edukatif bertajuk
“Tata Tertib Konservasi Air: Bijak Penggunaan Air”. Poster ini menjadi bagian dari kampanye sekolah dalam menanamkan kebiasaan hemat air sejak dini.

Poster yang didesain dengan tampilan cerah dan ramah anak ini memuat tujuh aturan penting dalam penggunaan air sehari-hari. Setiap poin disampaikan dengan bahasa sederhana dan ilustrasi menarik sehingga mudah dipahami oleh siswa sekolah dasar.

Kepala SDN Sondakan menyampaikan bahwa edukasi konservasi air sangat penting mengingat air merupakan sumber kehidupan yang harus dijaga bersama. “Melalui media visual seperti ini, kami berharap anak-anak tidak hanya memahami, tetapi juga membiasakan perilaku hemat air dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.

Adapun tujuh poin utama dalam poster tersebut meliputi:

1. Menggunakan air seperlunya sesuai kebutuhan
2. Menutup keran dengan rapat setelah digunakan
3. Menggunakan air secara efisien untuk berbagai kegiatan
4. Tidak membiarkan air mengalir saat tidak digunakan
5. Melaporkan kebocoran keran atau pipa
6. Menjaga kebersihan sumber air
7. Menghemat air sebagai upaya melestarikan bumi

Selain itu, poster juga menekankan pesan bahwa “Setiap tetes air sangat berharga”serta ajakan untuk menjadikan hemat air sebagai kebiasaan baik demi masa depan.

Dengan adanya kampanye ini, SDN Sondakan berharap dapat mencetak generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki kepedulian tinggi terhadap lingkungan. Gerakan kecil seperti menghemat air diyakini dapat memberikan dampak besar jika dilakukan secara konsisten oleh seluruh warga sekolah.

“Sekolah peduli air, generasi peduli masa depan.”

(adm:AriRita)

Wujudkan Lingkungan Sehat, SDN Sondakan Tetapkan Tata Tertib Kebersihan dan Sanitasi Baru



Surakarta – Dalam upaya menciptakan lingkungan belajar yang nyaman dan sehat, SDN Negeri Sondakan secara resmi merilis panduan Tata Tertib Lingkungan: Kebersihan dan Sanitasi. Peraturan ini ditetapkan langsung di Surakarta pada tanggal 15 Juli 2025 oleh Kepala Sekolah SDN Negeri Sondakan, Ibu Siti Samsiyah, S.Pd., M.Pd..

Langkah ini diambil untuk mengedukasi seluruh siswa mengenai pentingnya menjaga fasilitas sekolah serta membiasakan pola hidup bersih sejak dini.

---
Empat Pilar Utama Kebersihan Lingkungan

Terdapat empat poin utama yang menjadi fokus dalam tata tertib baru ini:

1. Kebersihan Lingkungan (Umum)
Siswa diwajibkan untuk aktif dalam kegiatan piket harian dan melakukan "Operasi Semut" (memungut sampah kecil di sekitar) guna menjaga keasrian area sekolah.
2. Sanitasi (Toilet & Kamar Mandi)
Kedisiplinan di area sanitasi sangat ditekankan, yaitu dengan menyiram toilet hingga bersih setelah digunakan dan selalu mematikan kran air untuk menghemat sumber daya.
3. Drainase (Saluran Air)
Untuk mencegah genangan dan sarang penyakit, sekolah menjadwalkan pembersihan selokan secara berkala yang melibatkan peran serta warga sekolah.
4. Pemeliharaan Fasilitas
Siswa diajak untuk memiliki rasa tanggung jawab terhadap sarana sekolah dengan merawat biopori serta menjaga kebersihan wastafel tempat mencuci tangan.

---

Komitmen Bersama

Kepala Sekolah SDN Negeri Sondakan berharap aturan ini bukan sekadar tulisan di atas kertas, melainkan menjadi budaya sehari-hari bagi seluruh siswa. Dengan lingkungan yang bersih, proses belajar mengajar diharapkan dapat berjalan lebih optimal.

"Mari kita jaga sekolah kita tetap bersih, indah, dan nyaman untuk masa depan yang lebih sehat"

SDN Sondakan Tanamkan Budaya Hemat Energi dalam Tata Tertib Hemat Energi

Judul: SDN Sondakan Tanamkan Budaya Hemat Energi Melalui Poster “Pahlawan Energi”

Surakarta– SD Negeri Sondakan kembali menghadirkan inovasi edukatif dengan meluncurkan poster bertema “Pahlawan Energi: Tata Tertib Hemat Energi”. Poster ini menjadi bagian dari gerakan sekolah dalam menumbuhkan kesadaran siswa terhadap pentingnya penghematan energi sejak usia dini.

Dengan desain visual yang menarik, penuh warna, dan ilustrasi ramah anak, poster ini memuat sepuluh kebiasaan sederhana yang dapat dilakukan siswa untuk menghemat energi di lingkungan sekolah maupun di rumah. Konsep “Pahlawan Energi” diangkat untuk memotivasi siswa agar merasa bangga menjadi bagian dari generasi peduli bumi.

Beberapa poin utama yang disampaikan dalam poster antara lain:

1. Mematikan lampu saat tidak digunakan
2. Memanfaatkan cahaya matahari dengan membuka tirai
3. Menggunakan kipas hanya saat diperlukan
4. Memastikan kipas dimatikan sebelum pulang
5. Mencabut proyektor atau LCD setelah digunakan
6. Mematikan komputer atau mengatur mode hemat energi
7. Mencabut charger setelah baterai penuh
8. Menggunakan air secukupnya serta menutup keran
9. Menunjuk dua siswa sebagai “Pahlawan Energi” di setiap kelas
10. Memastikan seluruh perangkat listrik dalam kondisi mati sebelum meninggalkan ruangan

Kepala sekolah menyampaikan bahwa pembiasaan kecil ini diharapkan mampu membentuk karakter disiplin dan tanggung jawab siswa terhadap lingkungan. “Melalui pendekatan visual dan peran aktif siswa sebagai ‘Pahlawan Energi’, kami ingin membangun kesadaran bahwa menjaga energi adalah tugas bersama,” ujarnya.

Poster ini juga menekankan pesan kuat: “Demi masa depan bumi yang lebih baik!”sebagai ajakan kepada seluruh warga sekolah untuk berperan aktif dalam menjaga kelestarian lingkungan.

Dengan adanya program ini, SD Negeri Sondakan semakin memperkuat komitmennya sebagai sekolah peduli lingkungan yang tidak hanya fokus pada akademik, tetapi juga pada pembentukan karakter siswa yang cinta bumi dan bertanggung jawab terhadap masa depan.

Tata Tertib Pengelolaan Sampah di SD Negeri Sondakan

Ini dia tata tertib sekolah kita tentang Pengelolaan Sampah.


Ayo wujudkan sekolah yang tertib dalam mengelola sampah.

(Red:AriRita)