Visi

Hargai visi dan impianmu karena hal tersebut adalah dasar jiwamu dan gambaran dari prestasi utamamu.

Prestasi

Dengan seluruh fokusmu pada tujuan, kamu akan mencapai tingkat pencapaian yang tidak pernah kamu pikirkan sebelumnya

Prestasi

Prestasi bukanlah tujuan akhir, melainkan hasil dari usaha yang konsisten dan pantang menyerah.

Literasi

Literasi bukan sekadar membaca dan menulis, tapi tentang bagaimana manusia mengenali dirinya dan dunianya.

Pendidikan

Fungsi pendidikan adalah mengajar seseorang untuk berpikir intensif dan berpikir kritis. Kecerdasan plus karakter - itulah tujuan pendidikan sejati.

Roadshow Caviplex Gummy Meriahkan Sekolah dengan Lomba Mewarnai dan Edukasi Kesehatan

Surakarta,16 Desember 2025- Roadshow Caviplex Gummy hadir di SD Negeri Sondakan dan  berlangsung meriah serta penuh antusiasme dari peserta didik. Kegiatan ini diawali dengan lomba mewarnai yang dibagi menjadi dua kategori.

Kategori 1 diikuti oleh peserta didik kelas 1–3, sedangkan Kategori 2 diikuti oleh peserta didik kelas 4–6. Anak-anak tampak bersemangat mengekspresikan kreativitas melalui kegiatan mewarnai dengan suasana yang ceria dan menyenangkan.
Setelah lomba mewarnai, kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan materi tentang pentingnya menjaga kesehatan, khususnya dalam mendukung tumbuh kembang anak. Materi disampaikan secara sederhana dan interaktif sehingga mudah dipahami oleh peserta didik.

Sebagai penutup, dilaksanakan pengumuman pemenang lomba sekaligus pembagian hadiah berupa piala, goodie bag, serta uang pembinaan bagi juara I-III. Sedangkan bagi juara favorit mendapat goodie bag dan ATK kepada peserta didik terbaik dari masing-masing kategori. Momen ini menjadi salah satu bagian yang paling ditunggu dan disambut dengan penuh kegembiraan.

Sekolah mengapresiasi terselenggaranya kegiatan Roadshow Caviplex Gummy ini sebagai sarana edukasi kesehatan yang dikemas secara kreatif dan menyenangkan. Diharapkan kegiatan ini dapat menumbuhkan kesadaran peserta didik akan pentingnya menjaga kesehatan sejak dini.

-AriRita-

SD Negeri Sondakan bersama Disdik Surakarta Salurkan Donasi Mainan untuk Mendukung Healing Anak-Anak Korban Bencana di Sumatra dan Aceh

Surakarta,11 Desember 2025 — SD Negeri Sondakan melaksanakan kegiatan donasi mainan anak sebagai bentuk dukungan psikososial (healing support) bagi anak-anak korban bencana di Sumatra dan Aceh. Donasi ini tidak hanya berupa barang, tetapi juga diharapkan menjadi penghiburan dan pemulih semangat bagi mereka yang tengah menghadapi masa sulit.

Dalam kegiatan ini, seluruh siswa membawa mainan layak pakai seperti boneka, balok, puzzle, buku cerita, mobil-mobilan, hingga permainan edukatif yang dapat membantu proses pemulihan emosional anak. Mainan dipilih karena memiliki peran penting dalam trauma healing, membantu anak kembali merasakan kenyamanan, keceriaan, dan rasa aman melalui aktivitas bermain.
Proses pengumpulan dilakukan dengan penuh antusias. Para siswa sendiri yang memilih mainan terbaik dari rumah, belajar untuk berbagi sekaligus memahami bahwa kebahagiaan dapat berpindah dari satu tangan kecil ke tangan kecil lainnya. Setelah terkumpul, mainan disortir dan dikemas oleh guru dan panitia sebelum disalurkan untuk dikumpulkan di Disdik Kota Surakarta.

Kepala SD Negeri Sondakan menyampaikan pentingnya dukungan moral bagi anak-anak terdampak bencana.

“Mainan bukan sekadar barang. Bagi anak-anak yang mengalami bencana, mainan dapat menjadi jembatan pemulihan emosi. Kami berharap donasi ini membantu menghadirkan kembali rasa nyaman, tawa, dan harapan,” ujarnya.

Selain memberikan manfaat langsung bagi penerima, kegiatan ini juga menjadi sarana pendidikan karakter bagi para siswa. Mereka belajar bahwa empati tidak hanya diwujudkan melalui kata-kata, tetapi juga melalui tindakan kecil yang membawa dampak besar.

Melalui donasi mainan ini, SD Negeri Sondakan berharap dapat mendukung proses trauma healing anak-anak di Sumatra dan Aceh, serta menguatkan semangat solidaritas dalam diri peserta didik.

Jeda Semester: SD Negeri Sondakan Laksanakan Kegiatan Kokurikuler Adiwiyata di Seluruh Jenjang

Surakarta, 9 Desember 2025 — SD Negeri Sondakan kembali memperkuat komitmen sebagai sekolah berbudaya lingkungan melalui kegiatan kokurikuler Adiwiyata yang dilaksanakan serentak di seluruh jenjang kelas. Kegiatan ini dirancang untuk menumbuhkan rasa peduli, tanggung jawab, serta kecintaan siswa terhadap lingkungan melalui aktivitas sederhana namun bermakna.

Melalui pembelajaran kontekstual, setiap jenjang memiliki fokus kegiatan berbeda sesuai dengan kemampuan dan tujuan pembelajaran masing-masing:

Kelas 1: Perawatan tanaman empon-empon.
  Siswa dikenalkan pada berbagai jenis tanaman herbal serta cara merawatnya dengan benar. Kegiatan ini membantu siswa memahami manfaat tanaman tradisional dan pentingnya menjaga keberlanjutan tanaman obat keluarga.
Kelas 2: Eco Break
  Di kelas ini, siswa mempraktikkan istirahat singkat sambil melakukan aktivitas ringan ramah lingkungan. Eco Break melatih kebiasaan sederhana seperti memilah sampah, merapikan area kelas, dan menjaga kebersihan diri serta lingkungan sekitar.

Kelas 3: Panen pupuk cair.
  Siswa memanen pupuk cair dari komposter organik sekolah. Kegiatan ini mengajarkan konsep daur ulang, pemanfaatan sampah organik, serta manfaat pupuk cair untuk tanaman.

Kelas 4: Perawatan tanaman cabai.
  Siswa kelas 4 merawat tanaman cabai di kebun sekolah, mulai dari menyiram, membersihkan gulma, hingga merapikan media tanam. Kegiatan ini melatih ketekunan serta pemahaman dasar tentang budidaya tanaman.


Kelas 5: Perawatan tanaman bayam Brazil.
  Kegiatan ini memberikan pengalaman kepada siswa tentang merawat tanaman sayur serta mengenal manfaat bayam Brazil sebagai tanaman pangan yang mudah dibudidayakan.
Kelas 6: Perawatan tanaman cabai.
  Siswa kelas akhir tetap dilibatkan dalam kegiatan perawatan tanaman untuk menumbuhkan rasa tanggung jawab sekaligus memberi teladan kepada adik-adiknya tentang pentingnya keberlanjutan program Adiwiyata.
Kepala sekolah menyampaikan apresiasi atas keterlibatan aktif seluruh guru dan siswa.

 “Kegiatan Adiwiyata bukan hanya program rutin, tetapi pembiasaan yang ingin kami tanamkan kepada anak-anak. Melalui aktivitas sederhana ini, mereka belajar tentang cinta lingkungan dan tanggung jawab sebagai warga bumi,” ujar beliau.

Dengan adanya kegiatan kokurikuler ini, SD Negeri Sondakan berharap dapat terus membangun budaya lingkungan yang kuat dan berkelanjutan. Sekolah berkomitmen untuk menjaga serta mengembangkan berbagai praktik baik Adiwiyata yang telah berjalan.

Program ini juga menjadi bentuk implementasi kurikulum yang mengutamakan pembelajaran bermakna berbasis pengalaman langsung (konkret) dan kearifan lokal.


SD Negeri Sondakan Gelar Kegiatan Adiwiyata: Bersihkan Taman, Kelas, dan Lingkungan Sekolah


Surakarta, 9 September 2025 — SD Negeri Sondakan kembali menunjukkan komitmennya dalam mewujudkan sekolah yang bersih, sehat, dan ramah lingkungan melalui kegiatan Adiwiyata yang berlangsung hari ini. Seluruh warga sekolah—mulai dari siswa, guru, hingga tenaga kependidikan—berpartisipasi aktif dalam aksi pembersihan lingkungan.

Kegiatan dimulai dengan pembersihan area taman sekolah. Siswa bersama guru merapikan tanaman, mencabut rumput liar, serta memastikan tanaman hias terawat dengan baik. Pembersihan ruang kelas juga menjadi fokus utama, di mana siswa membersihkan lantai, meja, jendela, serta menata ulang perlengkapan kelas agar lebih rapi dan nyaman untuk belajar.

Tak hanya itu, tim juga menyisir area luar sekolah untuk memastikan lingkungan sekitar tetap bersih dan bebas sampah. Pembersihan drainase dilakukan untuk mencegah penyumbatan serta menjaga aliran air tetap lancar, terutama menghadapi musim penghujan. Kegiatan ini sekaligus menjadi pembelajaran bagi siswa tentang pentingnya menjaga kebersihan lingkungan dan mencegah banjir.

Kepala SD Negeri Sondakan menyampaikan apresiasi atas antusiasme seluruh siswa dan guru.

 “Kegiatan Adiwiyata tidak hanya sekadar bersih-bersih, tetapi juga bagian dari pembiasaan karakter peduli lingkungan. Kami ingin anak-anak belajar bahwa menjaga kebersihan adalah tanggung jawab bersama,” ujarnya.

Melalui kegiatan ini, SD Negeri Sondakan berharap dapat menumbuhkan budaya hidup bersih dan cinta lingkungan sejak dini. Selain itu, kegiatan Adiwiyata diharapkan mampu menciptakan suasana belajar yang lebih nyaman, sehat, dan kondusif.

SD Negeri Sondakan berkomitmen untuk terus melanjutkan program-program ramah lingkungan sebagai bagian dari upaya mewujudkan sekolah yang berkarakter, berbudaya, dan hijau.

SD Negeri Sondakan Salurkan Bantuan untuk Korban Bencana di Sumatra

Surakarta, 8 Desember 2025 — SD Negeri Sondakan melaksanakan aksi kepedulian bertema “Dari Kita untuk Sumatra”sebagai bentuk solidaritas terhadap saudara-saudara di wilayah Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat yang terdampak bencana alam pada awal Desember ini.

Kegiatan yang berlangsung di halaman sekolah tersebut diikuti oleh siswa, guru, wali murid, serta masyarakat umum. Sejak pagi, proses pengumpulan dan penyortiran bantuan dilakukan secara gotong royong. Para siswa juga turut membantu dengan semangat, sehingga kegiatan ini sekaligus menjadi sarana pembelajaran nyata untuk mengasah empati dan kepedulian sosial.

Bantuan yang terkumpul meliputi pampers, biskuit, selimut, obat-obatan, bahan makanan kering, serta pakaian dalam baru. Barang-barang tersebut merupakan kebutuhan yang direkomendasikan untuk membantu keluarga terdampak, khususnya bayi, anak-anak, dan lansia.

Setelah seluruh bantuan dikemas dengan rapi, perwakilan sekolah menyerahkan paket donasi tersebut ke kantor JNE melalui program JNE Peduli Bencana yang menyediakan fasilitas  gratis ongkir khusus untuk pengiriman bantuan ke wilayah terdampak bencana. Melalui program ini, bantuan dari SD Negeri Sondakan dipastikan akan disalurkan ke posko resmi JNE di Aceh, Sumut, dan Sumbar untuk kemudian diteruskan kepada organisasi kemanusiaan setempat.

Kepala SD Negeri Sondakan menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi.

 “Kami sangat bersyukur atas antusias warga sekolah dan masyarakat. Kegiatan ini tidak hanya meringankan beban saudara-saudara kita di Sumatra, tetapi juga menanamkan nilai kemanusiaan pada anak-anak,” ujarnya.
Pihak sekolah berharap aksi ini menjadi langkah kecil namun bermakna dalam mendukung pemulihan korban bencana, sekaligus menjadi inspirasi bagi siswa untuk terus menumbuhkan sikap peduli terhadap sesama.

Melalui gerakan bersama ini, SD Negeri Sondakan ingin menghadirkan pesan bahwa jarak bukanlah penghalang untuk menolong—kepedulian selalu bisa menjangkau lebih jauh.

#SDNSondakanPeduli #DariKitaUntukSumatra #PrayForSumatra